Inilah Tujuh Peraturan Sebelum Mendaki Gunung Semeru

Semeru, Gunung Semeru, Peraturan Pendakian Semeru
Jika ada pertanyaan, apa nama gunung dengan puncak tertinggi di pulau Jawa, semua pasti sepakat dengan jawaban ; Gunung Semeru yang berada di ujung timur pulau Jawa.
Gunung yang memiliki ketinggian 3.676 Mdpl dan berada dalam Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini memang merupakan gunung yang memiliki puncak tertinggi di pulau Jawa. Puncak yang kerap di sebut dengan nama Mahameru ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa.
Selain kawah Candradimuka yang selalu mengepulkan asap belerang, pemandangan dari Puncak Mahameru ini sangat indah sekali. Hamparan awan nampak seperti permadani alam yang sangat menakjubkan dipandang mata.
Di gunung Semeru ini juga terdapat beberapa lokasi yang sangat terkenal keindahannya, antara lain lokasi Watu Rejeng, Danau Ranu Kumbolo dan padang lavender  Oro – oro Ombo.
Bagi yang penasaran dengan tempat – tempat indah ini, sebaiknya segera siapkan mental, phisik, waktu, perlengkapan dan perbekalan untuk mengunjunginya langsung. Percayalah, perjalanan mendaki Semeru akan menjadi sebuah pengalaman yang sangat indah, berkesan dan sangat berharga di sepanjang hidup kita.
Enggak percaya?, buktikan sendiri deh.
ranu kumbolo - Semeru, Gunung Semeru, Peraturan Pendakian Semeru
Nah, bagi rekan – rekan yang ingin mendaki Gunung Semeru, berikut beberapa peraturan yang harus di ikuti oleh setiap pendaki.
1. Formulir Pendakian
Sekilas nampak sepele, tapi aturan pertama ini sangat penting untuk di ikuti. Mintalah formulir sebanyak dua rangkap kepada petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Gedung Information Center, berupa Surat Pernyataan Pendakian dan Daftar Perlengkapan dan Perbekalan.

2. Briefing
Demi kenayaman dan keamanan bersama, ikuti briefing dan pengecekan perlengkapan yang di lakukan oleh Petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Gedung Pusat Informasi ( Information Centre Building ), apalagi jika baru pertama kali berkunjung kesini.

3. Stempel
Naah, sebelum melakukan pendakian, baiknya rekan – rekan minta stempel lolos pemeriksaan pada formulir Daftar Perlengkapan dan Perbekalan di Gedung Pusat Informasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Ini penting sekali, karena petugas di loket RPTN Ranupani hanya bisa menerima surat Daftar daftar pandakian dan Daftar perlengkapan/perbekalan yang sudah di stempel oleh petugas di Gedung Pusat Informasi.

4. Loket RPTN Ranupani
Untuk melancarkan administrasi pendakian, bawa dan lengkapi persyaratan pendakian ke loket RPTN Ranu Pani, terdiri dari ;
– Photo Copy KTP seluruh anggota kelompok atau akte kelahiran bagi yang masih berumur 10 s/d 16 tahun.
– Surat asli Keterangan Sehat dari Dokter, semua anggota kelompok.
– Surat Pernyataan Pendakian dan Daftar Perbekalan yang sudah di stempel, 2 rangkap dab bermaterai Rp. 6000.

5. Tiket Pendakian
Membeli tiket pendakian sesuai lama perjalanan atau menunjukan bukti pembayaran jika sudah memesan tiket secara online. Untuk harga tiket dibedakan atara wisatawan domestik dan wisatawan manca negara.

6. Buku Pengunjung
Isi buku pengunjung ketika mulai pendakian. Dan sebagai pelengkap lainnya, ketua kelompok menyerahkan kartu identitas asli yang masih berlaku, semisal KTP atau SIM.

7. Sampah
Bawa turun kembali sampah selama pendakian rekan – rekan dan laporkan kepada petugas pengecekan sebagai dasar pengambilan Kartu Identitas Ketua Kelompok, kemudian mengisi kembali laporan pulang di buku pengunjung yang ada di Kantor Resort PTN Ranupani.

Nah, itu dia 7 aturan yang harus rekan – rekan lakukan ketika akan melakukan pendakian ke Gunung Semeru, hal ini dilakukan untuk kebaikan semua.
Selamat mendaki dan selamat berpetualang!.

Ingat aturan main selama pendakian : Jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak.
Jangan mengambil sesuatu kecuali gambar.
Jangan membunuh sesuatu, kecuali waktu.

Writer : ibenlutung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *